Beranda » » Awan dan Klasifikasinya » Komentar Postingan 6 komentar

Awan

Awan merupakan kumpulan butir-butir air atau partikel-partikel es dengan diameter 20-50 mikron yang melayang-layang diudara. Ada tiga bentuk dasar awan yaitu sebagai berikut.
1. Cirrus, berarti serat dan mirip dengan sutera atau bulu.
2. Cumulus, berarti tumpukan dan mirip dengan ombak, bentuk-bentuk bulat.
3. Stratus, berarti lapisan dan mirip dengan bentuk berlapis-lapis.
Berdasarkan ketinggiannya, awan diklasifikasikan sebagai berikut.
1. Awan dengan susunan vertikal, berketinggian rata-rata 0,5 km.
a. Culumus (Cu), yaitu awan putih padat berkembang vertikal seperti gumpalan kapas dengan bagian dasarnya
hampir horizontal dan berwarna gelap. Awan ini memungkinkan terjadinya hujan ringan atau hujan salju yang jarang.
b. Cumulonimbus (Cb), yaitu awan berukuran besar dengan warna pekat seperti gunung, berbentuk kembang kol dan berkembang secara vertikal. Awan ini memungkinkan terjadinya hujan lebat atau hujan batu es dan menimbulkan badai disertai angin ribut yang dapat menimbulkan gangguan pada radio AM.
2. Awan rendah, berketinggian rata-rata 0,8-2 km.
a. Stratocumulus (Sc), yaitu awan yang berwarna putih keabu-abuan dengan beberapa bagian gelap, membentuk lengkungan-lengkungan teratur. Awan ini memungkinkan terjadinya hujan ringan sampai hujan lebat.
b. Stratus (St), yaitu awan tanpa bentuk dan merata, menampilkan langit berkabut, biasanya berwarna keabu-abuan. Awan ini memungkinkan terjadinya hujan gerimis.
c. Nimbostratus (Ns), yaitu awan tebal abu-abu gelap, tidak berbentuk, kadang-kadang menghalangi sinar Matahari menuju Bumi. Kemungkinan yang terjadi dari awan ini berupa hujan atau salju yang terus menerus.
3. Awan menengah, berketinggian 2-6 km.
a. Altocumulus (Ac), yaitu awan yang berderet-deret tidak berserat, terdiri atas lembaran-lembaran berwarna putih keabu-abuan. Awan ini memungkinkan terjadinya hujan atau salju yang dinamakan Virga.
b. Altostratus (As), awan tipis berwarna kebiru-biruan atau keabu-abuan, bergaris-garis atau berserat. 4. Awan tinggi, berketinggian rata-rata 6-12 km.
a. Cirrus (Cr), yaitu awan putih lembut seperti kapas atau asap pada waktu siang, sering tampak seperti sutera, berkelompok-kelompok yang terpisah atau berupa untaian panjang. Kemungkinan jatuhnya pada awan ini tidak ada.
b. Cirromulus (Cc), yaitu awan yang terjurai berkeping-keping terdiri atas garis-garis gelombang. Kemungkinan jatuhnya pada awan ini tidak ada.
c. Cirrostratus (Cs), yaitu awan tipis keputih-putihan yang tidak mengaburkan garis bentuk Matahari atau Bulan, yang dapat membuat langit bagaikan hamparan susu tetapi juga dapat memperlihatkan pola berserat. Kemungkinan jatuhan pada awan ini tidak ada. Awan Cs sering menimbulkan Halo (Teja) disekitar Matahari.

Sumber: Buku Fisika 2A SMA, 2004













6 comments

8 Juni 2012 10.57

jdi inget pelajaran geografi (tp kok sumber mlah dri bku fisika ya))

8 Juni 2012 12.11

he,,he,, iya, tuh pelajaran fisika kebumian, jd ada unsur geografinya!

8 Juni 2012 20.37

awannya menyala.
ehh sy baru tau klo fisika juga mengajarkan ttg kebumian.
sy kira cuman ttg magnet, benda benda sgala macam deh

8 Juni 2012 20.41

he,,he,,, iya, nih dikampusku ada jurusan Fisika Kebumian ada juga kelautan! Intinya setiap ilmu saling mengisi sob!

9 Juni 2012 13.41

Wuiih... Ada Pelajaran lagi neh!!!

Kalo Pelajaran Sekolah ditampilkan dan diReview dengan Konsep Blogazine seperti ini.. pastinya MANTAAAFFF BANGEEET yach!!
Mungkin Ayas jadi sering Belajar secara Online diBlog, daripada harus membaca Buku yang bikin Mata Ngantuk???
Hohohoho...

9 Juni 2012 14.02

He,,he,, iya mas bro,, Emang seharusnya pembelajaran berbasis mobile yang perlu di kembangkan seiring berkembangnya IT!

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung! Jangan lupa tinggalkan komentar yang baik dan sopan ya, tetapi maaf tidak menerima komentar anonim (NOT ALLOWED ANONYMOUS COMMENTS), silahkan pilih nama/url (PLEASE SELECT NAME/URL)!

Copyright © 2012 CSAP™ / Original Template by : Urangkurai / Redesign by : Ady Blink